Skip to main content

Posts

Seumur Jagung

Dahulu kala, zaman gw masih esempe; entah kelas 2 ato kelas 3, pastinya kelas gw berada di lantai dasar... Gw punya teman baik namanya Claudia - bukan nama samaran. Kami berteman cukup dekat walaupun kelas kami berbeza.. oops.. berbeda. Dia termasuk salah satu murid yang gaoooll geelaaa di sekolah gw zaman itu sedangkan gw? gak kalah gaul juga dong. BOHOOOONG.... gw biasa aja sebenarnya... Intinya bukan gw, maksudnya nanti gw akan bicara tentang gw dan kebodohan dan ketidakgaulannya gw... Sampe sekarang kalo gw ingat hal itu gw bakalan ketawain diri gw sendiri hahahaha :D Kebiasaan pulang sekolah, kita sering pulang bareng. Gw bukannya gak punya teman selain dia, begitu juga dia. Kan gw udah bilang kalo dia tuh anaknya gaoolll banget dan gw gak kalah gaolnya..BOHOONG... pastinya kita juga punya temen yang banyak :) Hari itu hari sangat panas - gak ada hubungannya sama cerita ini - saat pulang sekolah, kita berdua baru selesai membeli minuman di sebuah toko yang kami sebut dengan horm...

Gudang Soal UKDI

59728136-Soal-Soal-Tryout-UKDI-2011.pdf Download this file gudang_soal_ukdi.pdf Download this file

Chat with God - Facing your future

Pulang dari yudisium… Mola : “Tuhan, aku sedih… hasilnya nggak seperti yang aku bayangkan…” Tuhan : “Maksud kamu apa?” Mola : “Aku sudah mencoba mengikuti apa yang Engkau mau, Tuhan. Tapi mengapa yang ada malah nilai teman-temanku yang curang lebih tinggi dari aku, Tuhan… nggak adil !!!” Tuhan : “Apa mauKu yang kamu lakukan?” Mola : “Aku sudah berusaha untuk nggak nyontek dan nggak bertanya ketika ujian kemarin. Itu kan yang Engkau mau, Tuhan?” Tuhan : “Hmmm….” Mola : “Tapi kenapa Engkau nggak adil Tuhan? Mengapa mereka….. ah Tuhan, aku makin bingung..” Tuhan : “Mola, anakKu, kenapa engkau harus bingung? Kamu lupa dengan apa yang pernah Aku ajarkan padamu?” Mola : “Tentang apa, Tuhan?” Tuhan : “Aku pernah mengatakan padamu tentang apa arti hidupmu yang sebenarnya…” Tuhan : “Mola, hidupmu itu bukan bagaimana kamu bisa memperoleh nilai yang terbaik ketika yudisium tiba, hidupmu itu bukan bagaimana kamu bisa sukses ketika kuliah, bekerja, ata...

It's not you, but God

Berhentilah berpikir bahwa dalam segala hal kita akan dapatkan hal yang terbaik. Terlalu sering kita memfokuskan diri kita kepada apa yang akan kita dapatkan. Ketika kita dalam masalah, kita selalu berpikir bahwa itulah yang terbaik untuk kita. Tidak salah, Tuhan memang merencanakan yang terbaik untuk kita jika kita mengikuti kehendakNya. Tapi ada hal yang lebih penting yang harus kita pikirkan. Bukan apa yang akan kita dapatkan, tapi apa yang akan Allah dapatkan; bukan apa yang akan terjadi pada kita tapi apakah Allah akan senang atas apa yang kita lakukan? Ini bukan tentang kita tapi tentang Allah. Ini bukan tentang siapa kita tapi tentang Allah. Sudah terlalu lama kita fokus kepada diri kita sendiri, dan kapan kita bisa mengingat Allah terlebih dahulu dan memikirkan apa yang akan Dia dapatkan atas apa yang kita lakukan? Apakah itu menyenangkan Allah atau tidak? Janji Allah tidak usah diragukan lagi. Dia tidak akan membiarkan kita sendiri. KesetiaanNya tidak perlu diragukan. Saat ...

My Life My Story

Semua orang memiliki kisah hidup masing-masing. Dengan sudut pandang penilaian kehidupan yang berbeda, setiap orang mulai menceritakan kisah hidup mereka masing-masing. Orang yang hidupnya senang, akan dengan gampang menceritakan kisah hidup mereka sekalipun mungkin pada masa lalunya mereka memiliki banyak pergumulan. Lain halnya dengan kisah hidup seseorang yang banyak bergumul dengan kehidupannya. Kadang tak punya waktu untuk melihat kehidupan orang lain karena terlalu terfokus dengan kehidupannya yang penuh dengan tantangan. Kisah hidupku mungkin tak begitu menarik dijadikan sebuah cerita. Mendengar kisah hidup sukses dari banyak orang, aku turut bersyukur karena mereka adalah salah satu dari sekian banyak orang yang dipakai Allah untuk menjadi saluran berkatNya. Ketika aku mendengar beberapa cerita sedih kehidupan dari beberapa orang, aku turut prihatin dan mendoakan mereka. Setiap orang diciptakan di dunia ini punya tujuannya masing-masing tapi intinya adalah menjadi alat Tuhan un...

Tips menguji perasaanmu

Ada beberapa hal yang perlu diuji dari perasaanku : If I really love him, what am I supposed to do? 1.        Lebih mementingkan kebahagiaannya daripada kebahagiaanku 2.        Tidak egois dalam menyayangi 3.        Kalau belum siap untuk mendoakan secara serius agar dia jadi pasangan hidupku, doakan dia sebagai sahabatmu agar dia bisa bertumbuh dalam Tuhan. 4.        Sevisi dan semisi ??? 5.        Sudah ‘seimbang’ atau belum. Kalau semua itu sudah bisa dilakukan dan Tuhan masih belum juga menjawab doamu, tetap jaga hatimu. Biarkan perasaan itu tetap ada sampai Tuhan Allah member jawaban kepastian akan setiap doamu. Ingat, jika perasaanmu hanyalah sebatas keinginanmu, LUPAKANLAH. Jika perasaanmu adalah kebutuhanmu, PELIHARALAH.

Catatan hari ini

Seorang ibu yang mempunyai anak tunggal datang kepada seorang hamba Tuhan dan mengutarakan isi hatinya. Katanya, “Pendeta, waktu saya berdoa, saya selalu takut untuk mengatakan kepada Tuhan, ‘kehendakMu yang jadi’, karena saya takut Tuhan akan mengambil anak saya satu-satunya dan juga memberikan pencobaan-pencobaan yang berat”. Nampaknya pendapat ibu ini cukup beralasan, tetapi hamba Tuhan tersebut menjawab, “Seandainya anak ibu datang kepada anda dan anak itu mengatakan ingin melakukan apa saja yang menyenangkan hati anda, apakah anda berpikir untuk membebani anak anda tersebut dengan pekerjaan berat yang tidak sanggup dilakukan oleh anak ibu?”. Kata ibu, “Oh tidak, tentu saja saya akan memberikan pekerjaan yang dapat ia kerjakan dan yang tidak akan membuatnya celaka”. Lalu hamba Tuhan itu menegaskan, “Apakah anda berpikir bahwa Tuhan yang penuh kasih itu tidak mempunyai hati yang lebih baik daripada hati anda?” Terlalu sering kita merasa takut mengatakan kepada Tuhan, “Biar...